Anda ingin ke sana? Gampang. Fasilitas jalan bagus, mulus. Mau menempuh dari arah Malang, Probolinggo, atau Pasuruan. Tidak masalah. Pemprov Jatim sangat memahami potensi wisata Gunung Bromo sehingga semua fasilitas yang mengarah kepada layanan wisatawan disediakan dengan baik. Bagi yang ingin ngekros dengan sepeda motor atau ngreli dengan mobil di lautan, di Bromolah tempatnya. Karena lautan di Bromo bukan lautan air, melainkan lautan pasir. Okay?
Friday, November 28, 2008
Bromo Atau Batok?
Anda ingin ke sana? Gampang. Fasilitas jalan bagus, mulus. Mau menempuh dari arah Malang, Probolinggo, atau Pasuruan. Tidak masalah. Pemprov Jatim sangat memahami potensi wisata Gunung Bromo sehingga semua fasilitas yang mengarah kepada layanan wisatawan disediakan dengan baik. Bagi yang ingin ngekros dengan sepeda motor atau ngreli dengan mobil di lautan, di Bromolah tempatnya. Karena lautan di Bromo bukan lautan air, melainkan lautan pasir. Okay?
Wednesday, November 26, 2008
Burung-Burung Yang Memesona
Indonesia konon surganya berbagai jenis burung. Bukan ngecap memang. Ketika saya masih kecil (usia 12 tahunan), saya dan teman-teman kecil saya sering bermain di hutan dekat kampung (maksudnya mencari kayu bakar sambil bermain), banyak sekali jenis burung liar yang kami lihat di sana, diantaranya yang masih saya ingat adalah pipit, kutilang, srigunting, deruk (derkuku), pelatuk, cici, citho, branjangan, terocok, kepodang, jalak uren, gelatik, dan manyar.Setelah dewasa (karena tuntutan keadaan) saya sudah jarang bepergian ke hutan. Dan kata anak-anak yang bepergian ke hutan, sudah amat jarang dijumpai burung-burung yang saya sebutkan tadi. Kalaupun masih ada burung yang masih terlihat di hutan hanyalah pipit (emprit) dan deruk dan sesekali kutilang. Kemana perginya burung-burung lainnya? Tidak tahu. Menurut beberapa sumber yang layak dipercaya dan kenyataan di lapangan, burung-burung itu tiada karena banyak yang diburu (dibunuh, ditembak) oleh manusia. Katanya, burung-burung itu dijadikan makanan burung goreng di warung-warung kaki lima yang menyediakan menu itu. Ada pula anak-anak burung yang diambil dari sarangnya sewaktu mereka masih kecil. Selain itu, penebangan liar dan pengalihan fungsi hutan menjadi lahan produktif atau pemukiman menjadikan habitat burung semakin berkurang, dan akhirnya hilang sama sekali. Sekarang ini amat sulit untuk menemukan burung semacam srigunting, terocok, gelatik, kepodang atau pelatuk di alam bebas. Anehnya, burung-burung semacam kepodang dan jalak justru ditangkarkan untuk keperluan bisnis.
Suatu hari di tahun 2007, saya dan isteri dalam perjalanan dari Pagilaran ke Ngadirejo pernah menjumpai seekor burung pelatuk yang sedang mematuk-matuk batang kayu, bukan main senangnya saya setelah puluhan tahun tidak menjumpai burung tersebut di habitatnya. Saya berdoa semoga tidak ada anak-anak usil yang membunuhnya untuk kesenangan semata.
Burung elang jawa yang legendaris juga termasuk jenis burung yang nyaris punah. Kini jenis elang tersebut hanya dapat dijumpai di lereng utara Pegunungan Dieng yang masuk wilayah Kabupaten Batang (Blado, Reban, Bandar, Bawang, dan Wonotunggal). Saya pernah melihat seekor elang jawa berputar-putar di angkasa Blado ketika saya dan keluarga rekreasi ke Agrowisata Pagilaran.
Mengapa habitat burung di Jawa (dan Indonesia pada umumnya) terancam punah? Jawaban yang paling umum adalah pertama, orang-orang Indonesia kurang menyadari betapa pentingnya alam dan seisinya (hewan dan tanaman) bagi kehidupan manusia di dunia. Karena kurang sadar itulah sebagian manusia Indonesia mudah sekali merusak alam dan isinya untuk kepentingan sesaat. Kedua, pemerintah kurang tegas menindak para pelaku perusakan alam (meskipun perangkat hukumnya sudah ada), akibatnya para pelaku perusakan alam dapat berbuat s esuka hatinya kapan saja di mana saja.
Berbeda dengan penduduk di negara tetangga kita, sebut saja Australia. Warga di sana sangat menghargai keadaan alam dan seisinya dan menjaga kelestariannya. Meskipun kehidupan warganya modern, namun mereka tetap menjaga keadaan alamnya. Aneka satwa dan burung tetap lestari dan hidup bebas hingga sekarang. Burung parkit hijau yang ada dalam gambar di atas adalah salah satu jenis burung paling banyak bisa ditemukan dimanapun, khususnya di Negara Bagian Queensland. Dan uniknya di sana tidak ada kasus-kasus flu burung seperti di negara kita. Heran ya?
Friday, April 11, 2008
UN 2008
Ujian Nasional Utama untuk siswa SMA/MA/SMK akan dilaksanakan mulai tanggal 22 April 2008 hingga 24 April 2008, sedangkan Ujian Nasional Susulan akan dilaksanakan satu minggu kemudian. Sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku, mau tidak mau, suka tidak suka, UN akan tetap dilaksanakan pada waktu yang sudah ditetapkan.
Masing-masing sekolah jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri. Persiapan masing-masing sekolah mungkin ada perbedaan, namun secara umum persiapan sekolah meliputi; pemberian jam tambahan atas mata pelajaran yang di-UN-kan (untuk SMK) meliputi; Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Mata pelajaran produktif termasuk mapel yang di-UN-kan, namun pelaksanaannya oleh sekolah + industri mitra sehingga tidak perlu diberikan jam mata pelajaran tambahan.
Selain pemberian jam mata pelajaran UN, juga try out untuk mengukur seberapa besar tingkat kemampuan siswa, dan juga sekolah biasanya mengadakan usaha secara spiritual, yaitu doa bersama yang dipimpin oleh guru agama setempat.
Bagaimana persiapan SMK Negeri 1 Batang dalam menghadapi UN? Sama seperti sekolah-sekolah lainnya, yaitu pemberian jam pelajaran tambahan untuk mapel UN, optimalisasi pembelajaran di kelas, dan try out serta doa bersama. Melalui sosialisasi tertulis (surat) para orang tua siswa juga diberikan pengertian agar lebih memberikan pengawasan kepada anak-anaknya dalam belajar baik di rumah maupun di luar rumah (belajar secara kelompok) atau bahkan di sekolah.
Menurut hemat kami, kami (pihak sekolah) sudah berusaha semaksimal mungkin, anak-anak juga sudah berusaha dengan belajar keras baik di sekolah maupun di rumah, berdoa kepada Tuhan juga sudah, lalu ... apa lagi? Doa orang tua dan pertolongan Tuhan tentu saja.
Semoga siswa-siswa SMK Negeri 1 Batang dalam UN 2008 ini 100% lulus. Amin 3x ya robbal alamin.
Masing-masing sekolah jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri. Persiapan masing-masing sekolah mungkin ada perbedaan, namun secara umum persiapan sekolah meliputi; pemberian jam tambahan atas mata pelajaran yang di-UN-kan (untuk SMK) meliputi; Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Mata pelajaran produktif termasuk mapel yang di-UN-kan, namun pelaksanaannya oleh sekolah + industri mitra sehingga tidak perlu diberikan jam mata pelajaran tambahan.
Selain pemberian jam mata pelajaran UN, juga try out untuk mengukur seberapa besar tingkat kemampuan siswa, dan juga sekolah biasanya mengadakan usaha secara spiritual, yaitu doa bersama yang dipimpin oleh guru agama setempat.
Bagaimana persiapan SMK Negeri 1 Batang dalam menghadapi UN? Sama seperti sekolah-sekolah lainnya, yaitu pemberian jam pelajaran tambahan untuk mapel UN, optimalisasi pembelajaran di kelas, dan try out serta doa bersama. Melalui sosialisasi tertulis (surat) para orang tua siswa juga diberikan pengertian agar lebih memberikan pengawasan kepada anak-anaknya dalam belajar baik di rumah maupun di luar rumah (belajar secara kelompok) atau bahkan di sekolah.
Menurut hemat kami, kami (pihak sekolah) sudah berusaha semaksimal mungkin, anak-anak juga sudah berusaha dengan belajar keras baik di sekolah maupun di rumah, berdoa kepada Tuhan juga sudah, lalu ... apa lagi? Doa orang tua dan pertolongan Tuhan tentu saja.
Semoga siswa-siswa SMK Negeri 1 Batang dalam UN 2008 ini 100% lulus. Amin 3x ya robbal alamin.
Monday, October 22, 2007
PESTA ITU SUDAH USAI
Pesta tradisional yang megah meriah itu bernama lebaran. Tak pandang dari suku apa ia, agama apa, kebudayaan apa, warna kulit putih, hitam, coklat, kuning, atau bahkan abu-abu, asalkan orang Indonesia maka ia akan merayakan lebaran dengan tradisi heroik yang bernada 'ganjil' (tidak Indonesia, tidak Jawa, tidak Betawi betulan), itulah 'mudik'. 'Mudik' menjadi bagian integral dari tradisi 'lebaran di kampung'. Tak jadi soal berapa pun jarak yang harus ditempuh, harga tiket yang harus dibayarkan, oleh-oleh yang harus dibeli, atau bahkan kecapaian dan kelelahan yang harus dijalani, 'mudik' hanya sekali terjadi dalam setahun, dan itu harus dilakoni. Tak masalah harus berjubel di gerbong kereta barang, di bus bumel yang bau apak, di kapal berimpit seperti anak ayam yang dijejalkan, atau bahkan naik sepeda motor sepanjang jalan pantura Jabar - Jateng - Jatim hinggi Bali dan Lombok. Lebaran is okay, and must be! Jika anda pernah melihat bagaimana perjuangan mereka (para urbanist) dari Jakarta ke kampung masing-masing di Jateng atau Jatim dengan naik sepeda motor, maka anda akan mengelus dada berkali-kali. Bagaimana tidak mengelus dada, selain ayah yang memegang stang sepeda motor, di depannya ada anak kecil, di belakang ada isterinya dengan menggendong anak yang lebih kecil lagi. Di bagian paling belakang sepeda motornya masih ada barang-barang bawaan mereka. Dengan kondisi 'mriyut' semacam itu mereka berkendara paling dekat 500 hingga ribuan kilometer menyusuri jalan-jalan padat dengan kecepatan rata-rata di atas 80-an kilometer per jam. Masyaallah !!!
Monday, October 8, 2007
DOA SEORANG PENGEMIS DI HARI FITRI
Tuhanku ...
dengarkanlah doaku sekali ini saja
Jikalau Engkau berkenan untuk mendengarnya.
Tuhanku ...
lihatlah betapa ramai dan meriahnya suasana iedul fitri
di kota di desa bahkan di lorong-lorong kumuh tempat tinggalku
mereka berdesakan di toko-toko besar untuk berbelanja
membeli sepotong baju seharga tiga ratus ribu
atau sepatu seharga dua ratus ribu
atau parfum impor seharga sembilan ratus ribu
tapi Tuhanku, ketika kutengadahkan tanganku kepada mereka
dengan wajah burukku penuh harap
mereka hanya menjatuhkan seratus rupiah
itupun dengan wajah tidak rela ...
Tuhanku ...
bagaimana orang-orang itu mendapatkan limpahan rizki dari-Mu
padahal mereka orang-orang malas yang bekerja setengah hari
atau mendongeng sepanjang jam di kantor yang nyaman
atau menuliskan angka-angka untuk dirinya sendiri
atau menjemput anak-anak mereka di taman kanak-kanak
atau berbelanja di pasar untuk masak hari itu
atau bersembunyi di balik meja-meja yang tebal padahal mereka mengantuk.
Sedangkan aku Tuhanku ...
aku bekerja dari pagi hingga petang
mengitari kota dengan kaki melepuh
menengadahkan tangan mangharap uluran sedekah yang penuh berkah
kadang-kadang perutku perih karena sesuap nasi pun tak terbeli
kadang-kadang ususku ngilu karena secangkir teh manis pun hanya mimpi
lima ribu atau sepuluh ribu kalau beruntung itulah pendapatanku sehari
di rumah anak isteri penuh harap menanti.
Tuhanku ...
bukannya aku protes kepada-Mu, wahai Tuhanku ...
aku hanya ngudoroso kepada-Mu, wahai penguasa alam semesta
semua yang terjadi di dunia ini pasti atas sepengetahuan-Mu
aku bersyukur, meskipun aku pengemis aku hidup bukan dari harta korupsi
aku hanya makan sesuai kubutuhkan
aku hanya meminta sesuai keperluan
Aku yakin takdirmu adalah yang terbaik bagiku
Betulkan Tuhanku, meskipun aku pengemis aku hidup bukan dari harta korupsi?
daripada aku menjadi orang-orang itu tapi aku lupa pada-Mu
atau bahkan menyembah hawa nafsu ...
Batang, 26 Romadlon 1428 H.
dengarkanlah doaku sekali ini saja
Jikalau Engkau berkenan untuk mendengarnya.
Tuhanku ...
lihatlah betapa ramai dan meriahnya suasana iedul fitri
di kota di desa bahkan di lorong-lorong kumuh tempat tinggalku
mereka berdesakan di toko-toko besar untuk berbelanja
membeli sepotong baju seharga tiga ratus ribu
atau sepatu seharga dua ratus ribu
atau parfum impor seharga sembilan ratus ribu
tapi Tuhanku, ketika kutengadahkan tanganku kepada mereka
dengan wajah burukku penuh harap
mereka hanya menjatuhkan seratus rupiah
itupun dengan wajah tidak rela ...
Tuhanku ...
bagaimana orang-orang itu mendapatkan limpahan rizki dari-Mu
padahal mereka orang-orang malas yang bekerja setengah hari
atau mendongeng sepanjang jam di kantor yang nyaman
atau menuliskan angka-angka untuk dirinya sendiri
atau menjemput anak-anak mereka di taman kanak-kanak
atau berbelanja di pasar untuk masak hari itu
atau bersembunyi di balik meja-meja yang tebal padahal mereka mengantuk.
Sedangkan aku Tuhanku ...
aku bekerja dari pagi hingga petang
mengitari kota dengan kaki melepuh
menengadahkan tangan mangharap uluran sedekah yang penuh berkah
kadang-kadang perutku perih karena sesuap nasi pun tak terbeli
kadang-kadang ususku ngilu karena secangkir teh manis pun hanya mimpi
lima ribu atau sepuluh ribu kalau beruntung itulah pendapatanku sehari
di rumah anak isteri penuh harap menanti.
Tuhanku ...
bukannya aku protes kepada-Mu, wahai Tuhanku ...
aku hanya ngudoroso kepada-Mu, wahai penguasa alam semesta
semua yang terjadi di dunia ini pasti atas sepengetahuan-Mu
aku bersyukur, meskipun aku pengemis aku hidup bukan dari harta korupsi
aku hanya makan sesuai kubutuhkan
aku hanya meminta sesuai keperluan
Aku yakin takdirmu adalah yang terbaik bagiku
Betulkan Tuhanku, meskipun aku pengemis aku hidup bukan dari harta korupsi?
daripada aku menjadi orang-orang itu tapi aku lupa pada-Mu
atau bahkan menyembah hawa nafsu ...
Batang, 26 Romadlon 1428 H.
Friday, October 5, 2007
Selamat Berpuasa
Setiap tahun bulan Ramadhan atau yang biasa disebut Bulan Puasa datang. Setiap tahun pula umat Islam di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh memenuhi perintah Allah SWT sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW. Sebuah perintah pasti mempunyai sebuah tujuan. Allah SWT tidak akan memerintahkan sesuatu pun kepada manusia (yang beriman) tanpa ada tujuan yang akan dicapainya.
Nah, sebagaimana bunyi ayat 183 dalam Surat Al Baqarah yang artinya; "Wahai orang-orang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan pula kepada orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa."
Ternyata tujuan dari ibadah puasa adalah "agar supaya orang-orang beriman itu juga bertaqwa." Jadi, jelaslah bahwa puasa merupakan salah satu cara bagi orang-orang beriman untuk menjadi orang bertaqwa. Logikanya iman saja belum cukup, perlu amaliah (karya nyata), dan amaliah perlu arahan yang benar supaya amalnya diterima Allah SWT. Puasa menjadi sangat penting sebagai cara untuk mem-back-up kejiwaan seseorang supaya dalam beriman benar, beramal benar, dan akhirnya menjadi golongannya orang-orang yang bertaqwa. Siapa yang tidak ingn masuk golongannya orang bertaqwa? Karena itu mari kita laksanakan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan, supaya yang kita dapat bkan sekedar lapar dan dahaga.
Nah, sebagaimana bunyi ayat 183 dalam Surat Al Baqarah yang artinya; "Wahai orang-orang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan pula kepada orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa."
Ternyata tujuan dari ibadah puasa adalah "agar supaya orang-orang beriman itu juga bertaqwa." Jadi, jelaslah bahwa puasa merupakan salah satu cara bagi orang-orang beriman untuk menjadi orang bertaqwa. Logikanya iman saja belum cukup, perlu amaliah (karya nyata), dan amaliah perlu arahan yang benar supaya amalnya diterima Allah SWT. Puasa menjadi sangat penting sebagai cara untuk mem-back-up kejiwaan seseorang supaya dalam beriman benar, beramal benar, dan akhirnya menjadi golongannya orang-orang yang bertaqwa. Siapa yang tidak ingn masuk golongannya orang bertaqwa? Karena itu mari kita laksanakan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan, supaya yang kita dapat bkan sekedar lapar dan dahaga.
Thursday, September 27, 2007
Peradaban vs Kebiadaban
Panggung sejarah dunia masih mempertontonkan arogansi kebiadaban perang dan kematian. Para pemegang kekuasaan penebar maut masih haus darah dan kekuasaan. Satu diantaranya tengah dilakukan secara sistematis oleh pemimpin negara adidaya Amerika Serikat bernama George W. Bush. Setelah berkiprah dengan reputasi buruk di Vietnam, Nicaragua, Somalia, Etiopia, Afghanistan, dan kini Irak, Amerika Serikat belum jera melakukan ekspansi militer dan menebar ancaman perang nuklir terhadap negara-negara kecil yang tidak berdaya. Mereka tidak elegan mengambil pelajaran dari kegagalan mereka di negara-negara yang pernah mereka perdayai dan menuai kegagalan. Demokrasi Amerika yang dikatakan sebagai yang paling unggul di dunia ternyata tidak lebih dari sebuah topeng 'bermuka dua'. Satu sisi mereka meneriakkan dengan lantang demoktarisasi dunia yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, namun di sisi lainnya mereka menutup mata terhadap pelanggaran demokrasi dan hak asasi manusia yang dilakukan dengan sistematis oleh negara-negara sekutunya. Contoh paling aktual adalah pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Israel terhadap orang-orang Palestina. Kasus di Irak adalah panggung teater dunia yang melakonkan 'tragedi kehancuran sebuah peradaban oleh kebiadaban' yang dipertontonkan dengan sangat tidak tahu malu oleh rezim Bush.
Silakan teruskan aksi kalian, wahai Bush dan antek-anteknya, jika kalian kelak ingin dikenang sebagai salah satu dari sekian kawanan manusia yang menebar kematian dan kehancuran atas manusia lainnya di muka bumi. Namun jika kau masih memiliki hati nurani, segera tinggalkanlah Irak dan biarkan mereka merajut kembali benang-benang kehidupan yang carut-marut karena ambisimu. Bangsa Irak sudah cukup menderita, jangan kalian bebani dengan ekspansimu yang tidak berguna. Semoga Tuhan memberikan akal sehat kepada para pemimpin yang terobsesi dengan kegilaan kekuasaan semu.
Silakan teruskan aksi kalian, wahai Bush dan antek-anteknya, jika kalian kelak ingin dikenang sebagai salah satu dari sekian kawanan manusia yang menebar kematian dan kehancuran atas manusia lainnya di muka bumi. Namun jika kau masih memiliki hati nurani, segera tinggalkanlah Irak dan biarkan mereka merajut kembali benang-benang kehidupan yang carut-marut karena ambisimu. Bangsa Irak sudah cukup menderita, jangan kalian bebani dengan ekspansimu yang tidak berguna. Semoga Tuhan memberikan akal sehat kepada para pemimpin yang terobsesi dengan kegilaan kekuasaan semu.
Subscribe to:
Posts (Atom)
